Subscribe Us

HEAD-3

Rapat Koordinasi Pengurus PGRI Kabupaten/Kota Ee-eks Karesidenan Kedu

 

TEMANGGUNG - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Temanggung turut serta dalam rapat koordinasi pengurus PGRI kabupaten/kota se-eks Karesidenan Kedu yang diselenggarakan pada tanggal 27 Februari 2025. Rapat koordinasi ini menjadi wadah penting bagi para pengurus PGRI untuk saling bertukar informasi, membahas isu-isu strategis, dan memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah eks Karesidenan Kedu.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Aula PGRI Purworejo ini dihadiri oleh para pengurus PGRI dari kabupaten/kota di wilayah eks Karesidenan Kedu, termasuk Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo. Dalam rapat ini, dibahas berbagai isu penting terkait pendidikan, antara lain:

  • Peningkatan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan profesional.
  • Upaya peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.
  • Peran PGRI dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka.
  • Penguatan organisasi PGRI sebagai wadah perjuangan guru.
  • Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

Ketua PGRI Kabupaten Temanggung Nor Akhlis, S.H., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antar pengurus PGRI di wilayah eks Karesidenan Kedu. "Melalui rapat ini, kami dapat saling bertukar informasi dan pengalaman, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah kami," ujarnya.

Lebih lanjut, Nor Akhlis, S.H., S.Pd., M.Pd. menekankan pentingnya peran PGRI dalam mendukung program-program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. "PGRI akan terus berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata," tambahnya.

Para peserta rapat koordinasi sepakat untuk terus meningkatkan sinergi dan kerja sama dalam upaya memajukan pendidikan di wilayah eks Karesidenan Kedu. Mereka juga berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak guru dan tenaga kependidikan.

Posting Komentar

0 Komentar