Dalam konferensi tersebut, beberapa isu strategis menjadi fokus utama, antara lain:
- Transformasi Digital Pendidikan: Mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
- Peningkatan Kualitas dan Pemerataan Pendidikan: Berupaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.
- Pengembangan Profesionalisme Guru: Meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru sebagai ujung tombak pendidikan.
- Peningkatan Kesejahteraan dan Perlindungan Guru: Memperjuangkan hak-hak guru dan tenaga kependidikan.
- Pengembangan Karakter dan Pendidikan Berbasis Nilai: Membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia.
- Modernisasi Manajemen Organisasi: Mewujudkan organisasi PGRI yang modern dan efektif.
PGRI menyadari pentingnya beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi dinamika perubahan dalam dunia pendidikan. Konferensi ini menjadi wadah untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menjawab tantangan tersebut.
Selain penguatan internal organisasi, PGRI Jawa Tengah juga menunjukkan komitmennya dalam:
- Mendukung tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
- Berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan berkualitas dari PAUD hingga perguruan tinggi.
- Memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan guru serta tenaga kependidikan sebagai organisasi ketenagakerjaan.
Konkerprov ini juga mengagendakan pembahasan dan penilaian terhadap pelaksanaan keputusan Konferensi Provinsi sebelumnya, penetapan program kerja tahunan dan kebijakan organisasi, serta pembahasan dan penetapan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (RAPBO) PGRI Provinsi untuk tahun mendatang.

.jpeg)



0 Komentar