Temanggung. Pandemi covid-19 telah
memaksa dunia pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal
ini seakan memaksa para guru untuk memanfaatkan tekhnologi informasi. Namun,
sejauh ini masih banyak guru yang belum memanfaatkannya dengan optimal. PGRI
Kabupaten Temanggung menyadari akan hal tersebut.
Ketua
PGRI Kabupaten Temanggung, Sarwana, S.Pd. mengungkapkan berbagai kegiatan selama
pandemi diselenggarakan untuk membantu guru meningkatkan kemampuannya dalam
memanfaatkan tekhnologi informasi, seperti Diklat pembuatan Website Sekolah,
Diklat penulisan Artikel Ilmiah Populer, Diklat Pemanfaatan Akun Belajar.id, Diklat
Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Camtasi, dan Lomba Video
Pembelajaran Kontektual.
Kegiatan
yang saat ini sedang berlangsung adalah Lomba Video Pembelajaran Kontekstual
dalam Rangka Hari Pendidikan Nasional dengan memanfaat channel youtube Si Boim (Siaran Belajar Online, Interaktif, dan
Menyenangkan). Lomba berlangsung dari tanggal 2 Mei 2021 sampai dengan 15 Juli
2021. Saat ini, kegiatan tersebut sudah sampai pada tahap penjuri dan
rencananya akan diumumkan pada tanggal 16 Agustus 2021.
Lomba
tersebut memiliki beberapa kententuan di antaranya durasi video antara 15 hingga
20 menit, merupakan karya orisinil guru, tidak melanggar hak cipta, tidak
mengandung SARA, materi sesuai kelas yang diampu, dan beberapa ketentuan
lainnya.
“Melalui
kegiatan tersebut, kami berharap para guru semakin tertantang dan inovatif,
mampu melakukan digitalisasi pembelajaran, semakin kreatif dalam menciptakan
pembelajaran yang menyenangkan khususnya saat PJJ, serta siap menjadi agen
perubahan dalam peningkatan sumber daya manusia.” ungkap Sarwana.
Hal
tersebut disampaikan Sarwana saat wawancara ekslusif dalam acara SLCC Menyapa
yang tayang di channel youtube PGRI Temanggung.
Peserta
lomba merupakan guru TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA baik negeri atau swasta
di Kabupaten Temanggung. Penentuan pemenang lomba terdiri dari 2 kategori
lomba, yaitu juara favorit lomba yang ditentukan penonton berdasarkan jumlah like dan durasi tonton video dan juara
lomba yang dinilai berdasarkan penilaian juri lomba yang kompeten di bidangnya.
Juri pada lomba ini di antaranya FA. Soeprapto, M.Pd., Hermi Kuswidiarti,S.Pd.,
M.Pd., Muji Waluyo, S.Pd., M.Pd., Anik Yulianti, S.Pd., dan Akhmad Saryono,
M.Pd. sebagai koordinatornya.
Ketua
panitia lomba yang sekaligus ketua SLCC PGRI kabupaten Temanggung, Riyadi
Kaeunaen, M.AP. menjelaskan hingga akhir penutupan pengiriman video sudah masuk
sebanyak kurang lebih 550 video dari jenjang TK/RA hingga jenjang SMA/SMK/RA. Video
yang masuk kemudian ditayangkan dalam channel youtube Si Boim oleh panitia yang
senajutkan dapat dimanfaatkan oleh guru-guru di mana saja sebagai media
pembelajaran.
Lebih
lanjut, Riyadi Kaeunaen menjelaskan, guru yang mengikuti lomba mendapatkan banyak manfaat. Selain sebagai ajang untuk berekspresi
dan mengasah kemampuannya dalam memanfaatkan tekhnologi informasi dan
komunikasi guru juga mendapatkan nilai angka kredit sebagai syarat pengajuan
PAK.
Melalui
lomba video pembelajaran dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi
diharapkan dapat merangsang guru untuk terus berinovasi dan dapat mendukung
pembelajaran jarak jauh agar lebih optimal.
Riyadi
Kaeunaen juga menjelaskan, ke depan PGRI SLCC Kabupaten Temanggung akan
mengadakan even-even serupa sebagai bentuk komitmen PGRI untuk ikut memajukan
pendidikan khususnya di Kabupaten Temanggung. sup


0 Komentar